Vaksinasi Covid sekarang ini masih terus digalakkan oleh pemerintah. Hal ini adalah salah satu upaya untuk menekan lajunya penyebaran virus SARS CoV 2 atau Corona dengan jenis yang baru.

Vaksinasi yang dilakukan itu pun dimaksudkan untuk berbagai kelompok. Tetapi, ada beberapa kelompok yang ternyata tak diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin Covid – 19 ini karena alasan tertentu.

Dari Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit No. HK. 02.02 / 4 / 1 / 2021 mengenai petunjuk teknik pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Pandemi Covid – 19 ini, ada beberapa orang yang tak dapat menerima vaksinasi Covid – 19.

  • Punya penyakit ginjal misal ginjal kronis lalu sedang menjalankan transpalantasi ginjal, terapi hemodialisis, dan lain – lain.
  • Mengidap Covid – 19
  • Punya penyakit rematik autoimun
  • Mempunyai gejala infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA misalnya pilek, betuk, sesak nafas dalam 7 hari terakhir
  • Punya penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan kronis
  • Kontak erat dengan orang yang terpapar Covid – 19
  • Punya penyakit kanker, defisiensi imun, menerima tranfusi darah, dan kelainan darah
  • Punya riwayat alergi berat dengan gejala bengkak, sesak napas, dan kemerahan sesudah mendapat vaksin tahap pertama
  • Memiliki diabetes melitus
  • Punya penyakit kelainan darah serta sedang menjalani terapi jangka panjang
  • Pengidap AIDS / HIV
  • Punya penyakit jantung misal gagal jantung atau penyakit jantung koroker
  • Tekanan darah lebih dari 140 / 90 mmHG
  • Punya penyakit yang berhubungan dengan autoimun sistemik misal SLE, Sjorgen, lupus, vaskulitis, dan lain – lain.
  • Ibu hamil dan menyusui

Tetapi, di dalam Surat Edaran HK.02.01 / I/ 2007 / 2021 mengenai vaksinasi Covid – 19 untuk ibu Hamil dan penyesuaian Skrining dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19, ibu hamil serta menyusui boleh menerima vaksin dengan beberapa syarat khusus seperti:

  • Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius
  • Untuk ibu hamil dengan penyakit penyerta / komrbid seperti diabetes, penyakit paru, penyakit jantung, asma, hipertiroid / hipotiroid, penyakit ginjal kronik, HIV, penyakit liver, penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol, dan juga komplikasi akut.
  • Tekanan darah di bawah 140 / 90 mmHG (jika hasil di atas itu, maka akan dites lagi 5 – 10 menit setelahnya, jika masih seperti itu, vaksin akan ditunda)
  • Bagi ibu dengan penyakit autoimun atau sedang menjalankan pengobatan autoimun seperti lupus, penyakit dalam kondisi terkontrol dan tak ada komplikasi akut
  • Usia kehamilan di trimester kedua (di atas 13 minggu)
  • Tak sedang menjalankan pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, kelainan darah, transfusi darah, dan penerima produk darah
  • Tak ada gejala preeklamsia seperti sakit kepala, kaki bengkak, pandangan kabur, tekanan darah di atas 140 / 90 mmHG, dan nyeri ulu hati
  • Tidak sedang menjalani pengobatan imunisupresan seperti kemoterapi dan kortikosterois
  • Tak ada riwayat alergi berat seperti bengkak, sesak napas, atau bidur di seluruh tubuh
  • Tak terkonfirmasi positif Covid – 19 dalam 3 bulan terakhir.
Kiriman serupa