Lily Cornell membahas topik kesehatan mental bersama ibunya yaitu Susan Silver, mereka membahas tersebut pada hari ulang tahun ke-57 dari mendiang Chris Conell.

Percakapan tersebut terjadi di seri Mind Wide Open Cornell di Instagram TV. Lily juga berbicara dengan musisi Eddie Vedder dari Pearl Jam, Taylor Momsen, dan banyak lagi.

“Untuk episode terakhir Mind Wide Open, saya tidak dapat memikirkan tamu yang lebih baik daripada ibu saya yang luar biasa, Susan Silver, manajer band legendaris seperti Alice In Chains, Soundgarden, dan lainnya,” tulis Lily di Instagram bersama video.

“Hari ini menandai peringatan satu tahun serial ini, yang saya luncurkan untuk menghormati ayah saya di hari ulang tahunnya. Saya merasa sangat beruntung dapat membuat serial ini dan menyediakan sumber daya untuk kesehatan mental, topik yang dekat dengan hati saya,” tutur Lily.

Lily mengatakan, Susan akan berbicara banyak tentang kesehatan mental dalam hubungan anak dan orangtua.

“Ayahmu dan saya selalu ingin membawa keluarga ke dunia dan kami sangat sibuk dengan karier kami. Tetapi kehilangan adik laki-laki saya yang menghancurkan hati saya, membuat saya berhenti dan benar-benar melihat untuk membawa kamu ke dunia,” ungkap Susan.

 “Benar-benar berpikir tentang, ‘Bagaimana saya ingin itu untuk kamu?’ Apa yang saya inginkan untuk kamu yang tidak saya miliki saat saya tumbuh dewasa,” ucap Susan.

“Pada saat kamu lahir, saya telah berurusan dengan banyak orang yang memiliki penyalahgunaan zat dan kecanduan,” tambah Susan.

Susan melanjutkan, dirinya sudah begitu akrab dengan kesehatan mental sedari dulu. Terlebih, keterlibatan Susan dengan program-program yang berkaitan dengan kesehatan mental.

“Saya telah berpartisipasi dalam banyak program dengan orang-orang di rehabilitasi. Saya akan pergi sebagai anggota keluarga atau pasangan yang mendukung atau dalam kapasitas profesional dengan klien,” ucapnya.

“Dan tentu saja, saya mengetahui bahwa ada sesuatu di bawah komponen kecanduan dan percakapan tentang kesehatan mental mulai menjadi semakin umum,” tambahnya.

Adapun, Chris Cornell adalah seorang musisi yang terkenal sebagai penyanyi, pemain judi joker gaming, pemain gitar, dan pencipta lagu dari band Soundgarden dan Audioslave.

Ia juga telah menerbitkan dua album solo, Euphoria Morning dan Carry On. Namun sayang, Chris Cornell harus mengakhiri hidup dengan bunuh diri karena adiksi dan depresi pada 2017 lalu. Kepergian Chris Cornell menyisakan duka sekaligus menggemparkan kancah musik dunia.

Pihak keluarga akhirnya merilis album terbaru dari mendiang Chris Cornell yang bertajuk No One Sings Like You Anymore. Album ini sebenarnya sudah direkam oleh Chris Cornell sejak 2016 dan berisi 10 lagu cover.

Dalam album ini Chris Cornell membawakan lagu-lagu dari John Lennon, Prince, Harry Nilsson, Janis Joplin, Guns N’ Roses, Electric Light Orchestra.

“Album ini sangat spesial karena ini sepenuhnya adalah bentuk karya dari Chris sejak awal hingga akhir,” kata sang istri, Vicky Cornell, Sabtu (12/12/2020).

Pilihan lagu yang dimuat dalam album ini juga merupakan cita rasa musik dari vokalis band Soundgarden ini.

“Pilihan lagu yang di-cover juga merupakan pandangan personalnya terhadap artis-artis favoritnya dan lagu-lagu yang menyentuhnya. Ia sangat tak sabar untuk merilisnya,” ucap Vicky.

Kiriman serupa